Selasa, 03 Maret 2020

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 1. Kewajiban Haji


عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ الْأَقْرَعَ بْنَ حَابِسٍ سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ الْحَجُّ فِي كُلِّ سَنَةٍ أَوْ مَرَّةً وَاحِدَةً قَالَ بَلْ مَرَّةً وَاحِدَةً فَمَنْ زَادَ فَهُوَ تَطَوُّعٌ

1721- Dari Ibnu Abbas, bahwa Al Aqra' bin Habis, bertanya kepada Rasulullah SAW, dia berkata, "Wahai Rasulullah, apakah haji di wajibkan setiap tahun, ataukah hanya sekali saja (dalam seumur hidup) ? " Rasulullah SAW menjawab, "Ya, hanya sekali dan siapa yang menambahkan , maka itu adalah sunnah. " {shahih.)

عَنْ ابْنٍ لِأَبِي وَاقِدٍ اللَّيْثِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لِأَزْوَاجِهِ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ هَذِهِ ثُمَّ ظُهُورَ الْحُصْرِ

1722- Dari Ibnu Abi Waqid Al-Laitsi, ia berkata, 'Aku mendengar Rasulullah SAW berkata kepada isteri-isterinya pada haji Wada, "(Ibadah haji) ini akan dipertahankan. "{shahih.)

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 2. Wanita Berhaji Tanpa Muhrim

أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَحِلُّ لِامْرَأَةٍ مُسْلِمَةٍ تُسَافِرُ مَسِيرَةَ لَيْلَةٍ إِلَّا وَمَعَهَا رَجُلٌ ذُو حُرْمَةٍ مِنْهَا

1723- Dari Abu Hurairah, dia berkata, "Rasulullah SAW berkata, 'Tidak diperbolehkan bagi seorang wanita muslimah melakukan perjalanan jarak satu malam, kecuali bersama muhrimnya. " (shahih : Muslim.)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَحِلُّ لِامْرَأَةٍ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أَنْ تُسَافِرَ يَوْمًا وَلَيْلَةً فَذَكَرَ مَعْنَاهُ

1724 - Dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW, Beliau bersabda, "Tidak dihalalkan bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir melakukan perjalanan siang dan malam...." Kemudian menyebutkan maknanya. (shahih: Muttafaq Alaih.)

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَحِلُّ لِامْرَأَةٍ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أَنْ تُسَافِرَ سَفَرًا فَوْقَ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ فَصَاعِدًا إِلَّا وَمَعَهَا أَبُوهَا أَوْ أَخُوهَا أَوْ زَوْجُهَا أَوْ ابْنُهَا أَوْ ذُو مَحْرَمٍ مِنْهَا

1726 - Dari Abu Sa'id, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Tidak dihalalkan bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir melakukan perjalanan jarak di atas tiga hari atau lebih, kecuali bersama bapaknya, atau suaminya, atau anak lelakinya, atau orang yang menjadi muhrimnya. '"(shahih: Muslim, Bukhari secara ringkas.)

عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُسَافِرُ الْمَرْأَةُ ثَلَاثًا إِلَّا وَمَعَهَا ذُو مَحْرَمٍ

1727 - Dari Ibnu Umar, dari Nabi SAW, Beliau bersabda, "Janganlah seorang wanita pergi (perjalanan) tiga (hari), kecuali bersama seorang muhrim. "(shahih: Muttafaq Alaih.)

أَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ يُرْدِفُ مَوْلَاةً لَهُ يُقَالُ لَهَا صَفِيَّةُ تُسَافِرُ مَعَهُ إِلَى مَكَّةَ

1728 -Dari Ibnu Umar, ia mengiringi budak perempuannya (yang telah di merdekakan) yang bernama Shafiyyah, pergi bersamanya (Ibnu Umar) ke Makkah. (shahih: Bukhari.)

3 xxxx

3 xxx

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 4. Perbekalan dalam Haji


عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانُوا يَحُجُّونَ وَلَا يَتَزَوَّدُونَ قَالَ أَبُو مَسْعُودٍ كَانَ أَهْلُ الْيَمَنِ أَوْ نَاسٌ مِنْ أَهْلِ الْيَمَنِ يَحُجُّونَ وَلَا يَتَزَوَّدُونَ وَيَقُولُونَ نَحْنُ الْمُتَوَكِّلُونَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ سُبْحَانَهُ { وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى }

1730 - Dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Mereka berhaji, tetapi tidak membawa bekal." Abu Mas'ud berkata, "Dahulu penduduk Yaman- atau seseorang dari penduduk Yaman - mereka berhaji, tetapi tidak membawa bekal," dan mereka berkata, "Kami orang-orang yang bertawakkal," kemudian Allah SWT menurunkan ayat, "Berbekallah kamu, dan sesungguhnya sebaik-baik perbekalan adalah takwa. " (shahih: Bukhari.)

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 5. Perdagangan dalam Haji


عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَرَأَ هَذِهِ الْآيَةَ { لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَبْتَغُوا فَضْلًا مِنْ رَبِّكُمْ } قَالَ كَانُوا لَا يَتَّجِرُونَ بِمِنًى فَأُمِرُوا بِالتِّجَارَةِ إِذَا أَفَاضُوا مِنْ عَرَفَاتٍ

1731 - Dari Abdullah bin Abbas, dia berkata seraya membaca ayat, "Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezeki hasil perniagaan) dari Tuhanmu, " kemudian ia berkata, "Dahulu mereka (orang-orang yang melaksanakan haji) tidak berdagang di Mina, kemudian di perintahkan untuk berdagang jika mereka telah bertolak dari Arafah." {shahih.)

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 6. Bab


عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَرَادَ الْحَجَّ فَلْيَتَعَجَّلْ

1732 -Dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Siapa yang ingin menunaikan haji maka bersegeralah.'" (hasan.)

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 7. Sewa-Menyewa (dalam Haji)




أَبُو أُمَامَةَ التَّيْمِيُّ قَالَ كُنْتُ رَجُلًا أُكَرِّي فِي هَذَا الْوَجْهِ وَكَانَ نَاسٌ يَقُولُونَ لِي إِنَّهُ لَيْسَ لَكَ حَجٌّ فَلَقِيتُ ابْنَ عُمَرَ فَقُلْتُ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ إِنِّي رَجُلٌ أُكَرِّي فِي هَذَا الْوَجْهِ وَإِنَّ نَاسًا يَقُولُونَ لِي إِنَّهُ لَيْسَ لَكَ حَجٌّ فَقَالَ ابْنُ عُمَرَ أَلَيْسَ تُحْرِمُ وَتُلَبِّي وَتَطُوفُ بِالْبَيْتِ وَتُفِيضُ مِنْ عَرَفَاتٍ وَتَرْمِي الْجِمَارَ قَالَ قُلْتُ بَلَى قَالَ فَإِنَّ لَكَ حَجًّا جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلَهُ عَنْ مِثْلِ مَا سَأَلْتَنِي عَنْهُ فَسَكَتَ عَنْهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يُجِبْهُ حَتَّى نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ { لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَبْتَغُوا فَضْلًا مِنْ رَبِّكُمْ } فَأَرْسَلَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَرَأَ عَلَيْهِ هَذِهِ الْآيَةَ وَقَالَ لَكَ حَجٌّ

1733 - Dari Abu Umamah At-Taimi, dia berkata, "Dahulu aku seorang lelaki yang melakukan sewa menyewa dalam perkara (perjalanan haji) ini, orang-orang berkata kepadaku, "Hajimu tidak sah. " Kemudian aku menemui Ibnu Umar, aku berkata, "Wahai Abu Abdurrahman, aku adalah seorang lelaki yang melakukan sewa menyewa dalam perkara (perjalanan haji) ini, dan orang-orang berkata kepadaku, 'Hajimu tidak sah.'" Kemudian Ibnu Umar berkata, "Bukankah engkau berihram, membaca talbiyah, thawaf di Ka'bah, bertolak dari Arafah, dan melempar jumrah?" Abu Umamah berkata, "Saya menjawab, "Ya," Ibnu Umar berkata, "Hajimu sah, telah datang seorang lelaki kepada Nabi SAW, kemudian bertanya seperti apa yang engkau tanyakan kepadaku, kemudian Rasulullah SAW terdiam, dan tidak menjawab sampai turun ayat "Tidak berdosa bagimu mencari karunia (rezeki hasil perniagaan) dari Tuhanmu", kemudian Rasulullah SAW mengutus seseorang kepadanya (orangyang bertanya) dan membacakan ayat ini, kemudian berkata, "Sah hajimu. "{Shahih)

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ مَسْعَدَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّاسَ فِي أَوَّلِ الْحَجِّ كَانُوا يَتَبَايَعُونَ بِمِنًى وَعَرَفَةَ وَسُوقِ ذِي الْمَجَازِ وَمَوَاسِمِ الْحَجِّ فَخَافُوا الْبَيْعَ وَهُمْ حُرُمٌ فَأَنْزَلَ اللَّهُ سُبْحَانَهُ { لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَبْتَغُوا فَضْلًا مِنْ رَبِّكُمْ } فِي مَوَاسِمِ الْحَجِّ قَالَ فَحَدَّثَنِي عُبَيْدُ بْنُ عُمَيْرٍ أَنَّهُ كَانَ يَقْرَؤُهَا فِي الْمُصْحَفِ

1734 - Dari Ubaid bin Umair, dari Abdullah bin Abbas, bahwa orang-orang pada awal perintah ibadah haji mereka berdagang di Mina, Arafah, pasar Dzul Majaz pada musim-musim haji, kemudian mereka takut berdagang di saat mereka berihram, kemudian Allah SWT menurunkan ayat, "Tidak berdosa bagimu mencari karunia (rezeki hasil perniagaan) dari Tuhanmu " pada musim-musim haji. Dari Ubaid bin Umair, bahwa ia membaca ayat ini di dalam Mushaf. {shahih.)

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّاسَ فِي أَوَّلِ مَا كَانَ الْحَجُّ كَانُوا يَبِيعُونَ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ إِلَى قَوْلِهِ مَوَاسِمِ الْحَجِّ

1735 - Dari Abdullah bin Abbas, dahulu orang-orang pada awal perintah haji mereka berdagang.......Kemudian menyebutkan maknanya,  sampai pada kalimat, "Musim-musim haji. " {shahih).

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 8. Anak Kecil yang Berhaji

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالرَّوْحَاءِ فَلَقِيَ رَكْبًا فَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ قَالَ مَنْ الْقَوْمُ فَقَالُوا الْمُسْلِمُونَ فَقَالُوا فَمَنْ أَنْتُمْ قَالُوا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَفَزِعَتْ امْرَأَةٌ فَأَخَذَتْ بِعَضُدِ صَبِيٍّ فَأَخْرَجَتْهُ مِنْ مِحَفَّتِهَا قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلْ لِهَذَا حَجٌّ قَالَ نَعَمْ وَلَكِ أَجْرٌ

1736 - Dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Disaat Rasulullah SAW berada di Rauha beliau bertemu dengan satu rombongan, lalu beliau memberi salam kepada mereka, dan bertanya, 'Siapa kamu sekalian?" mereka menjawab, 'Kami orang-orang Muslim,' lalu mereka balik bertanya, 'Siapa kamu sekalian?' Mereka menjawab, 'Rasulullah SAW,' kemudian seorang wanita terkejut, sehingga memegang lengan atas seorang anak, dan mengeluarkannya dari dekapannya, lalu bertanya, 'Wahai Rasulullah SAW, apakah anak ini hajinya sah?' Rasulullah SAW menjawab, 'Ya, dan bagimu pahala.'" (shahih: Muslim)

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 9. Miqat Makani



عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ وَقَّتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَهْلِ الْمَدِينَةِ ذَا الْحُلَيْفَةِ وَلِأَهْلِ الشَّامِ الْجُحْفَةَ وَلِأَهْلِ نَجْدٍ قَرْنَ وَبَلَغَنِي أَنَّهُ وَقَّتَ لِأَهْلِ الْيَمَنِ يَلَمْلَمَ

1737 - Dari Ibnu Umar, dia berkata, "Rasulullah SAW menentukan (miqat) untuk penduduk Madinah yaitu Dzul Hulaifah, dan untuk penduduk Syam (Syiria) Al Juhfah, dan untuk penduduk Najed yaitu Qarn. Telah sampai kabar kepadaku bahwa beliau menentukan (miqat) untuk penduduk Yaman yaitu Yalamlam. {shahih: Muttafaq Alaih.)



عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ وَعَنْ ابْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَا وَقَّتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَعْنَاهُ وَقَالَ أَحَدُهُمَا وَلِأَهْلِ الْيَمَنِ يَلَمْلَمَ وَقَالَ أَحَدُهُمَا أَلَمْلَمَ قَالَ فَهُنَّ لَهُمْ وَلِمَنْ أَتَى عَلَيْهِنَّ مِنْ غَيْرِ أَهْلِهِنَّ مِمَّنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ وَمَنْ كَانَ دُونَ ذَلِكَ قَالَ ابْنُ طَاوُسٍ مِنْ حَيْثُ أَنْشَأَ قَالَ وَكَذَلِكَ حَتَّى أَهْلُ مَكَّةَ يُهِلُّونَ مِنْهَا

1738 - Dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Rasulullah SAWmenentukan miqat makani (batas tempat), " seperti Hadits di atas. Lalu berkata, "Untuk penduduk Yaman yaitu Yalamlam. " Pada riwayat lain disebutkan, "Alamlam," lalu Rasulullah SAW berkata, "Miqat-miqat itu semua untuk masing-maiing penduduk, dan untuk orang-orang yang datang melalui miqat ini dari luar daerah, untuk orang-orang yang akan melaksanakan haji dan umrah. " Barangsiapa yang datang bukan dari miqat-miqat itu, - berkata Ibnu Thawus, - "Miqat mereka adalah dari tempat di mana mereka pergi, "Rasulullah SAW bersabda, "Demikian juga penduduk Makkah, mereka berihram dari Makkah. "(shahih: Muttafaq Alaih.)

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَّتَ لِأَهْلِ الْعِرَاقِ ذَاتَ عِرْقٍ

1739 - Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW menentukan miqat untuk penduduk Iraq, yaitu Dzatu Irqin. (shahih.)

أَنَّ الْحَارِثَ بْنَ عَمْرٍو السَّهْمِيَّ حَدَّثَهُ قَالَ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ بِمِنًى أَوْ بِعَرَفَاتٍ وَقَدْ أَطَافَ بِهِ النَّاسُ قَالَ فَتَجِيءُ الْأَعْرَابُ فَإِذَا رَأَوْا وَجْهَهُ قَالُوا هَذَا وَجْهٌ مُبَارَكٌ قَالَ وَوَقَّتَ ذَاتَ عِرْقٍ لِأَهْلِ الْعِرَاقِ

1742 - Dari Al Harits bin Amr As-Sahmi, dia berkata, "Aku mendatangi Rasulullah SAW di saat beliau di Mina -atau di Arafah-, orang-orang telah mengelilingi beliau, lalu ia berkata, "Kemudian datang orang-orang Arab badui, mereka memandang wajah Rasulullah SAW, lalu berkata, 'Ini wajah yang penuh berkah,' ia berkata, 'Rasulullah SAW menentukan Dzatu Irqin untuk penduduk Irak, '"(hasan.)

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 10. Wanita Haid Melaksanakan Ihram Haji


عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ نُفِسَتْ أَسْمَاءُ بِنْتُ عُمَيْسٍ بِمُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ بِالشَّجَرَةِ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبَا بَكْرٍ أَنْ تَغْتَسِلَ فَتُهِلَّ

1743 - Dari Aisyah, dia berkata, "Asma binti Umais bernifas di saat melahirkan Muhammad bin Abu Bakar di Syajarah (tempat dekat dengan Dzul Hulaifah), lalu Rasulullah SAW memerintahkan Abu Bakar agar Asma mandi kemudian berihram. " (Shahih)

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحَائِضُ وَالنُّفَسَاءُ إِذَا أَتَتَا عَلَى الْوَقْتِ تَغْتَسِلَانِ وَتُحْرِمَانِ وَتَقْضِيَانِ الْمَنَاسِكَ كُلَّهَا غَيْرَ الطَّوَافِ بِالْبَيْتِ. قَالَ الْمَنَاسِكَ إِلَّا الطَّوَافَ بِالْبَيْتِ

1744 - Dari Ibnu Abbas, Bahwa Nabi SAW berkata, "Wanita yang haid dan nifas,jika ia mendatangi miqat maka ia harus mandi, lalu berihram, mengerjakan manasik semuanya, kecuali thawaf di Ka'bah. " Pada riwayat lain, "Manasik kecuali thawaf di Ka'bah ". (Shahih)

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 11. Memakai Wewangian Ketika Berihram


عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كُنْتُ أُطَيِّبُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِإِحْرَامِهِ قَبْلَ أَنْ يُحْرِمَ وَلِإِحْلَالِهِ قَبْلَ أَنْ يَطُوفَ بِالْبَيْتِ

1745 - Dari Aisyah, dia berkata, "Aku memberikan wewangian pada pakaian ihram Rasulullah SAW sebelum beliau berihram, dan pada saat beliau sebelum thawaf (ifadhah) di Ka'bah. (shahih: Muttafaq Alaih)

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى وَبِيصِ الْمِسْكِ فِي مَفْرِقِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ مُحْرِمٌ

1746 - Dari Aisyah, dia berkata, "Aku melihat kilauan putih Misik (sejenis minyak wangi), aku melihat kilauan putih Misik pada belahan rambut Rasulullah SAW, sedangkan beliau dalam keadaan ihram." (shahih: Muttafaq Alaih.)

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 12. Merekatkan Rambut




عَنْ سَالِمٍ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُهِلُّ مُلَبِّدًا

1747 - Dari Abdullah bin Umar, dia berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW berihram sambil merekatkan rambutnya." (shahih: Muttafaq Alaih.)

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 13. Binatang Kurban

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَهْدَى عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ فِي هَدَايَا رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَمَلًا كَانَ لِأَبِي جَهْلٍ فِي رَأْسِهِ بُرَةُ فِضَّةٍ قَالَ ابْنُ مِنْهَالٍ بُرَةٌ مِنْ ذَهَبٍ زَادَ النُّفَيْلِيُّ يَغِيظُ بِذَلِكَ الْمُشْرِكِينَ

1749 - Dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah SAW menyembelih hewan kurban pada tahun Hudaibiyah berupa seekor unta milik Abu Jahal (di dapat dari rampasan perang) yang pada kepalanya terdapat gelang perak. Pada riwayat lain: "Gelang dari emas. " Pada riwayat lain: "Yang demikian itu membuat kaum Musyrikin iri hati. " (hasan) dengan lafazh: "Perak

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 14. Hewan Kurban Sapi




عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحَرَ عَنْ آلِ مُحَمَّدٍ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ بَقَرَةً وَاحِدَةً

1750 - Dari Aisyah istri Rasulullah SAW, bahwa Rasulullah SAW menyembelih untuk keluarganya pada haji Wada' berupa seekor sapi. (shahih: Muttafaq Alaih.)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَبَحَ عَمَّنْ اعْتَمَرَ مِنْ نِسَائِهِ بَقَرَةً بَيْنَهُنَّ

1751 - Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW menyembelih sapi untuk istri-istrinya yang sedang berumrah. (shahih.)

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 15. Memberi Tanda (pada Hewan Kurban).

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ بِذِي الْحُلَيْفَةِ ثُمَّ دَعَا بِبَدَنَةٍ فَأَشْعَرَهَا مِنْ صَفْحَةِ سَنَامِهَا الْأَيْمَنِ ثُمَّ سَلَتَ عَنْهَا الدَّمَ وَقَلَّدَهَا بِنَعْلَيْنِ ثُمَّ أُتِيَ بِرَاحِلَتِهِ فَلَمَّا قَعَدَ عَلَيْهَا وَاسْتَوَتْ بِهِ عَلَى الْبَيْدَاءِ أَهَلَّ بِالْحَجِّ

1752 - Dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW melakukan shalat Zhuhur di Dzul Hulaifah, kemudian memanggil seseorang supaya di datangkan unta. Beliau memberi tanda pada pundak kanannya, lalu di bersihkannya darah unta itu, dan dikalunginya dengan dua sandal. Setelah itu didatangkan kendaran beliau, dan beliau duduk di atasnya sejajar dengan Al Baida' (nama tempat di Dzul Hulaifah), kemudian beliau mulai ihram untuk haji. {shahih: Muslim.)

بِهَذَا الْحَدِيثِ بِمَعْنَى أَبِي الْوَلِيدِ قَالَ ثُمَّ سَلَتَ الدَّمَ بِيَدِهِ. قَالَ سَلَتَ الدَّمَ عَنْهَا بِأُصْبُعِهِ

1753 - Dari Ibnu Abbas ...ia meriwayatkan seperti Hadits ini, sama dengan Abu Al Walid, dia berkata, "Lalu membersihkan darah dengan tangannya. " Pada riwayat lain, ia berkata, "Membersihkan darah dari sapi dengan jarinya. {shahih: Muslim)

عَنْ الْمِسْوَرِ بْنِ مَخْرَمَةَ وَمَرْوَانُ بْنُ الْحَكَمِ أَنَّهُمَا قَالَا خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ فَلَمَّا كَانَ بِذِي الُحُلَيْفَةِ قَلَّدَ الْهَدْيَ وَأَشْعَرَهُ وَأَحْرَمَ

1754 - Dari Al Miswar bin Makhramah, dan Marwan bin Hakam, keduanya berkata, "Rasulullah SAW keluar pada tahun Hudaibiyah, (untuk berumrah), dan ketika sampai di Dzul Hulaifah beliau mengalungi hewan qurban dan memberi tanda, lalu berihram. "(shahih: Bukhari.)

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَهْدَى غَنَمًا مُقَلَّدَةً

1755 - Dari Aisyah, bahwa Rasulullah SAW berkurban seekor kambing yang disambung kalungi (dengan tanda). (Shahih: Muttafaq Alaih)

16 xxxx

16 xxxx

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 17. Mengirimkan Hewan Kurban.

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ فَتَلْتُ قَلَائِدَ بُدْنِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِي ثُمَّ أَشْعَرَهَا وَقَلَّدَهَا ثُمَّ بَعَثَ بِهَا إِلَى الْبَيْتِ وَأَقَامَ بِالْمَدِينَةِ فَمَا حَرُمَ عَلَيْهِ شَيْءٌ كَانَ لَهُ حِلًّا

1757 - Dari Aisyah, dia berkata, "Aku memintal kalung-kalung (untuk hewan kurban) Rasulullah SAW dengan tanganku sendiri, lalu beliau menandainya dan mengalungkannya, kemudian mengirimnya untuk ke Baitullah, sedangkan beliau bermukim di Madinah, tidak ada sesuatu yang di haramkan kecuali sesuatu itu menjadi halal bagi beliau. " (shahih: Muttafaq Alaih.)

أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُهْدِي مِنْ الْمَدِينَةِ فَأَفْتِلُ قَلَائِدَ هَدْيِهِ ثُمَّ لَا يَجْتَنِبُ شَيْئًا مِمَّا يَجْتَنِبُ الْمُحْرِمُ

1758 - Dari Aisyah RA, dia berkata, "Dahulu Rasulullah SAW berkurban dari Madinah, aku yang memintal kalung-kalung hewan kurbannya, dan beliau tidak menjauhi sesuatu yang dijauhi orang-orang yang berihram. " (shahih: Muttafaq Alaih.)

قَالَتْ أُمُّ الْمُؤْمِنِينَ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْهَدْيِ فَأَنَا فَتَلْتُ قَلَائِدَهَا بِيَدِي مِنْ عِهْنٍ كَانَ عِنْدَنَا ثُمَّ أَصْبَحَ فِينَا حَلَالًا يَأْتِي مَا يَأْتِي الرَّجُلُ مِنْ أَهْلِهِ

1759 - Dari Aisyah Ummu Al Mukminin, dia berkata, "Rasulullah SAW mengirimkan hewan kurban, dan aku yang memintal kalung-kalungnya dengan tanganku dari bulu yang berwarna yang kami miliki, lalu beliau berada di sisi kami, dan mendatangi kami sebagaimana seorang lelaki mendatangi keluarganya. " (shahih: Muttafaq Alaih.)

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 18. Mengendarai Hewan Kurban

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى رَجُلًا يَسُوقُ بَدَنَةً فَقَالَ ارْكَبْهَا قَالَ إِنَّهَا بَدَنَةٌ فَقَالَ ارْكَبْهَا وَيْلَكَ فِي الثَّانِيَةِ أَوْ فِي الثَّالِثَةِ

1760 - Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW melihat seorang lelaki menggiring hewan kurbannya, lalu Rasulullah berkata, "Naikilah " ia menjawab, "Ini hewan qurban, " beliau berkata lagi, "Celaka kamu, Naikilah ia. " Beliau mengucapkan pada yang kedua atau yang ketiga. (shahih: Muttafaq Alaih.)

أَبُو الزُّبَيْرِ سَأَلْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ رُكُوبِ الْهَدْيِ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ ارْكَبْهَا بِالْمَعْرُوفِ إِذَا أُلْجِئْتَ إِلَيْهَا حَتَّى تَجِدَ ظَهْرًا

1761 - Dari Abu Az-Zubair, dia berkata, "Aku bertanya kepada Jabir bin Abdullah tentang menaiki hewan kurban," dia menjawab, "Aku mendengar Rasulullah SAW berkata, 'Naikilah dengan baik jika kau terpaksa, sampai kamu mendapati kendaran yang lain.'" (shahih: Muslim.,)

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 19. Jika Hewan Kurban Lelah Sebelum Sampai Tempatnya

عَنْ نَاجِيَةَ الْأَسْلَمِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ مَعَهُ بِهَدْيٍ فَقَالَ إِنْ عَطِبَ مِنْهَا شَيْءٌ فَانْحَرْهُ ثُمَّ اصْبُغْ نَعْلَهُ فِي دَمِهِ ثُمَّ خَلِّ بَيْنَهُ وَبَيْنَ النَّاسِ

1762 - Dari Najiyah Al Aslami, bahwa Rasulullah SAW membawa hewan kurban, lalu berkata, "Jika hewan kurban sangat lelah (dan tidak mampu berjalan lagi) maka sembelihlah, lalu lumurilah sandalnya (tanda) dengan darahnya, kemudian biarkan hewan kurban itu di tengah-tengah manusia. " (shahih.)

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فُلَانًا الْأَسْلَمِيَّ وَبَعَثَ مَعَهُ بِثَمَانِ عَشْرَةَ بَدَنَةً فَقَالَ أَرَأَيْتَ إِنْ أُزْحِفَ عَلَيَّ مِنْهَا شَيْءٌ قَالَ تَنْحَرُهَا ثُمَّ تَصْبُغُ نَعْلَهَا فِي دَمِهَا ثُمَّ اضْرِبْهَا عَلَى صَفْحَتِهَا وَلَا تَأْكُلْ مِنْهَا أَنْتَ وَلَا أَحَدٌ مِنْ أَصْحَابِكَ أَوْ قَالَ مِنْ أَهْلِ رُفْقَتِكَ. ثُمَّ اجْعَلْهُ عَلَى صَفْحَتِهَا مَكَانَ اضْرِبْهَا

1763 -Dari Ibnu Abbas, ia berkata, "Rasulullah SAW mengutus Fulan Al Aslami dengan membawa 18 ekor unta kurban, " Fulan berkata, "Bagaimana jika hewan kurban itu ada yang lelah dan tidak mampu berjalan?" Beliau menjawab, "Sembelihlah, kemudian lumurilah sandalnya (yang dikalungkan) dengan darah, lalu pasangkanlah di sisi pundaknya (agar dapat terlihat), dan janganlah kamu memakannya dan juga seseorang dari temanmu, " atau berkata, "Dari orang yang bersamamu. " Pada riwayat lain, lafazh "Kemudian jadikanlah (tanda) pada pundaknya. "Menggantikan lafazh "Pasangkanlah". (shahih.)

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قُرْطٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَعْظَمَ الْأَيَّامِ عِنْدَ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَوْمُ النَّحْرِ ثُمَّ يَوْمُ الْقَرِّ قَالَ عِيسَى قَالَ ثَوْرٌ وَهُوَ الْيَوْمُ الثَّانِي وَقَالَ وَقُرِّبَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَدَنَاتٌ خَمْسٌ أَوْ سِتٌّ فَطَفِقْنَ يَزْدَلِفْنَ إِلَيْهِ بِأَيَّتِهِنَّ يَبْدَأُ فَلَمَّا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا قَالَ فَتَكَلَّمَ بِكَلِمَةٍ خَفِيَّةٍ لَمْ أَفْهَمْهَا فَقُلْتُ مَا قَالَ قَالَ مَنْ شَاءَ اقْتَطَعَ

1765 - Dari Abdullah bin Qurth, dari Nabi SAW, dia berkata, "Sesungguhnya hari yang paling agung di sisi Allah SWT adalah hari Nahr (tanggal 10 Dzulhijjah), kemudian hari Al Qarr. " Pada riwayat lain di tambahkan, "Yaitu tanggal 12," lalu berkata, "Di persembahkan kepada Rasulullah SAW lima atau enam ekor unta. Lalu unta-unta itu mulai mendekati beliau (menunggu) unta mana yang akan mulai (di sembelih), tatkala unta itu merebahkan badannya, ia berkata, 'Beliau berbicara dengan pembicaraan yang pelan, yang saya tidak memahaminya,' kemudian aku bertanya, Apa yang di bicarakan?' Rasulullah SAW menjawab, 'Barangsiapa yang suka maka potonglah. (shahih.)

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 20. Cara Menyembelih Unta Kurban


عَنْ جَابِرٍ وَأَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سَابِطٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابَهُ كَانُوا يَنْحَرُونَ الْبَدَنَةَ مَعْقُولَةَ الْيُسْرَى قَائِمَةً عَلَى مَا بَقِيَ مِنْ قَوَائِمِهَا

1767 - Dari Jabir, Abdurrahman bin Sabith menceritakan kepadaku, bahwa Nabi SAW dan sahabatnya biasa menyembelih unta kurban dengan mengikat kaki kiri, tegak pada sisa kaki yang lain. (Shahih)

زِيَادُ بْنُ جُبَيْرٍ قَالَ كُنْتُ مَعَ ابْنِ عُمَرَ بِمِنًى فَمَرَّ بِرَجُلٍ وَهُوَ يَنْحَرُ بَدَنَتَهُ وَهِيَ بَارِكَةٌ فَقَالَ ابْعَثْهَا قِيَامًا مُقَيَّدَةً سُنَّةَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

1768 - Dari Ziyad bin Jubair, dia berkata, "Aku bersama Ibnu Umar di Mina, lalu ia bertemu seorang lelaki yang akan menyembelih unta, dan unta itu meringkik, ia berkata, 'Bangkitkanlah lalu sembelihlah dalam keadaan berdiri dan diikat, itulah sunnah Rasulullah SAW.'"(shahih: Muttafaq Alaih.)

عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقُومَ عَلَى بُدْنِهِ وَأَقْسِمَ جُلُودَهَا وَجِلَالَهَا وَأَمَرَنِي أَنْ لَا أُعْطِيَ الْجَزَّارَ مِنْهَا شَيْئًا وَقَالَ نَحْنُ نُعْطِيهِ مِنْ عِنْدِنَا

1769 -Dari Ali RA, dia berkata, "Rasulullah SAW memerintahkan aku untuk mengurusi unta kurban, dan membagikan kulitnya serta hiasan-hiasannya. Beliau juga memerintahkan aku agar tidak memberikan sedikitpun dari hewan kurban itu kepada tukang potongnya, " lalu Ali berkata, "Kami memberikannya dari harta kami. " (shahih: Muttafaq Alaih), akan tetapi tidak terdapat pada Bukhari lafazh yang berbunyi: "Lalu berkata, 'Kami memberikannya ... "'

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 21. Waktu Memulai Ihram

عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ بَيْدَاؤُكُمْ هَذِهِ الَّتِي تَكْذِبُونَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهَا مَا أَهَلَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا مِنْ عِنْدِ الْمَسْجِدِ يَعْنِي مَسْجِدَ ذِي الْحُلَيْفَةِ

1771- Dari Ibnu Umar, dia berkata, "Baida' milik kalian inilahy ang membuat kalian mendustakan Rasullah SAW. Rasulullah SAW tidak berihram kecuali dari masjid ini, yaitu: Masjid Dzul Hulaifah. " (shahih: Muttafaq Alaih.)

عَنْ عُبَيْدِ بْنِ جُرَيْجٍ أَنَّهُ قَالَ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ رَأَيْتُكَ تَصْنَعُ أَرْبَعًا لَمْ أَرَ أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِكَ يَصْنَعُهَا قَالَ مَا هُنَّ يَا ابْنَ جُرَيْجٍ قَالَ رَأَيْتُكَ لَا تَمَسُّ مِنْ الْأَرْكَانِ إِلَّا الْيَمَانِيَّيْنِ وَرَأَيْتُكَ تَلْبَسُ النِّعَالَ السِّبْتِيَّةَ وَرَأَيْتُكَ تَصْبُغُ بِالصُّفْرَةِ وَرَأَيْتُكَ إِذَا كُنْتَ بِمَكَّةَ أَهَلَّ النَّاسُ إِذَا رَأَوْا الْهِلَالَ وَلَمْ تُهِلَّ أَنْتَ حَتَّى كَانَ يَوْمَ التَّرْوِيَةِ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ أَمَّا الْأَرْكَانُ فَإِنِّي لَمْ أَرَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمَسُّ إِلَّا الْيَمَانِيَّيْنِ وَأَمَّا النِّعَالُ السِّبْتِيَّةُ فَإِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَلْبَسُ النِّعَالَ الَّتِي لَيْسَ فِيهَا شَعْرٌ وَيَتَوَضَّأُ فِيهَا فَأَنَا أُحِبُّ أَنْ أَلْبَسَهَا وَأَمَّا الصُّفْرَةُ فَإِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْبُغُ بِهَا فَأَنَا أُحِبُّ أَنْ أَصْبُغَ بِهَا وَأَمَّا الْإِهْلَالُ فَإِنِّي لَمْ أَرَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُهِلُّ حَتَّى تَنْبَعِثَ بِهِ رَاحِلَتُهُ

1772 - Dari Ubaid bin Juraij, dia berkata kepada Abdullah bin Umar, "Wahai Abu Abdurrahman, aku melihat kamu melakukan empat macam hal yang belum pernah aku lihat sahabatmu melakukannya. " la berkata, "Empat hal yang mana wahai Ibnu Juraij? "la menjawab, "Aku melihat kamu tidak menyentuh beberapa sudut (Ka'bah) melainkan dua sudut Yamani, dan aku melihat kamu memakai sandal yang tidak berbulu, saya lihat kamu mencelub (pakaian) dengan warna kuning, dan aku melihat kamu di Makkah di saat orang-orang berihram setelah melihat hilal (bulan Dzulhijjah) sedangkan kamu tidak berihram melainkan setelah hari Tarwiyah." Lalu Abdullah bin Umar berkata tentang sudut-sudut (Ka'bah), "Sesungguhnya aku belum pernah melihat Rasulullah SAW menyentuh kecuali dua sudut Yamani, dan adapun mengenai sandal yang tidak berbulu, aku melihat Rasulullah SAW memakai sandal yang tidak mempunyai bulu, dan mengambil wudhu dengan menggunakan sandal itu, karena itu aku senang memakainya. Adapun warna kuning, aku melihat Rasulullah SAWmencelubnya dengan warna itu, karena itu aku senang mencelubnya dengan warna itu. Adapun ihram, aku belum pernah melihat Rasulullah SAW berihram sampai kendaraan beliau berangkat. "(shahih: Muttafaq Alaih.)

عَنْ أَنَسٍ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الظُّهْرَ بِالْمَدِينَةِ أَرْبَعًا وَصَلَّى الْعَصْرَ بِذِي الْحُلَيْفَةِ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ بَاتَ بِذِي الْحُلَيْفَةِ حَتَّى أَصْبَحَ فَلَمَّا رَكِبَ رَاحِلَتَهُ وَاسْتَوَتْ بِهِ أَهَلَّ

1773 - Dari Anas, dia berkata, "Rasulullah SAW melakukah shalat Dzuhur empat rakaat di Madinah, kemudian shalat Ashar di Dzulhulaifah dua rakaat, kemudian bermalam di Dzulhulaifah hingga pagi, setelah naik kendarannya dan tegak barulah beliau berihram. " (shahih: Bukhari)

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ ثُمَّ رَكِبَ رَاحِلَتَهُ فَلَمَّا عَلَا عَلَى جَبَلِ الْبَيْدَاءِ أَهَلَّ

1774 - Dari Anas bin Malik, bahwa Nabi SAW shalat Dzuhur, kemudian menaiki kendaraannya, tatkala mendekati gunung Baida" beliau berihram. (shahih.)

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 22. Haji Bersyarat




عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ ضُبَاعَةَ بِنْتَ الزُّبَيْرِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ أَتَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أُرِيدُ الْحَجَّ أَشْتَرِطُ قَالَ نَعَمْ قَالَتْ فَكَيْفَ أَقُولُ قَالَ قُولِي لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ وَمَحِلِّي مِنْ الْأَرْضِ حَيْثُ حَبَسْتَنِي

1774 - Dari Ibnu Abbas, bahwa Dhuba'ah binti Az-Zubair bin Abdul Muthalib mendatangi Rasulullah SAW, dan berkata, "Wahai Rasulullah SAW, sesungguhnya aku ingin haji, bolehkah aku naik haji bersyarat? " Rasulullah SAW menjawab, "Ya. "Kemudian ia berkata, "Apa yang aku ucapkan?" Beliau berkata, "Ucapkanlah, 'Labbaik Allahumma labbaik,' dan tempatku bertahalul adalah tanah tempat Engkau menahanku. " {shahih: Muslim.)

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 23. Haji Ifrad


عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْرَدَ الْحَجَّ

1777 - Dari Aisyah, sesungguhnya Rasulullah SAW melakukan haji Ifrad. {shahih: Muttafaq Alaih.)

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُوَافِينَ هِلَالَ ذِي الْحِجَّةِ فَلَمَّا كَانَ بِذِي الْحُلَيْفَةِ قَالَ مَنْ شَاءَ أَنْ يُهِلَّ بِحَجٍّ فَلْيُهِلَّ وَمَنْ شَاءَ أَنْ يُهِلَّ بِعُمْرَةٍ فَلْيُهِلَّ بِعُمْرَةٍ قَالَ مُوسَى فِي حَدِيثِ وُهَيْبٍ فَإِنِّي لَوْلَا أَنِّي أَهْدَيْتُ لَأَهْلَلْتُ بِعُمْرَةٍ وَقَالَ فِي حَدِيثِ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ وَأَمَّا أَنَا فَأُهِلُّ بِالْحَجِّ فَإِنَّ مَعِي الْهَدْيَ ثُمَّ اتَّفَقُوا فَكُنْتُ فِيمَنْ أَهَلَّ بِعُمْرَةٍ فَلَمَّا كَانَ فِي بَعْضِ الطَّرِيقِ حِضْتُ فَدَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَبْكِي فَقَالَ مَا يُبْكِيكِ قُلْتُ وَدِدْتُ أَنِّي لَمْ أَكُنْ خَرَجْتُ الْعَامَ قَالَ ارْفِضِي عُمْرَتَكِ وَانْقُضِي رَأْسَكِ وَامْتَشِطِي قَالَ مُوسَى وَأَهِلِّي بِالْحَجِّ وَقَالَ سُلَيْمَانُ وَاصْنَعِي مَا يَصْنَعُ الْمُسْلِمُونَ فِي حَجِّهِمْ فَلَمَّا كَانَ لَيْلَةُ الصَّدَرِ أَمَرَ يَعْنِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَبْدَ الرَّحْمَنِ فَذَهَبَ بِهَا إِلَى التَّنْعِيمِ زَادَ مُوسَى فَأَهَلَّتْ بِعُمْرَةٍ مَكَانَ عُمْرَتِهَا وَطَافَتْ بِالْبَيْتِ فَقَضَى اللَّهُ عُمْرَتَهَا وَحَجَّهَا قَالَ هِشَامٌ وَلَمْ يَكُنْ فِي شَيْءٍ مِنْ ذَلِكَ هَدْيٌ قَالَ أَبُو دَاوُد زَادَ مُوسَى فِي حَدِيثِ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ فَلَمَّا كَانَتْ لَيْلَةُ الْبَطْحَاءِ طَهُرَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا

1778 - Dari Aisyah, dia berkata, "Kami keluar bersama Rasulullah SAW menjelang bulan Dzulhijjah, ketika sampai di Dzul hulaifah, beliau berkata, 'Siapa yang ingin berihram untuk haji maka berihramlah, dan siapa yang ingin berihram untuk umrah maka berihramlah. Jika aku tidak membawa hewan kurban pastilah aku akan berihram untuk umrah. Pada riwayat lain, "Sekarang aku berihram untuk haji, karena bersamaku hewan kurban. " -kemudian mereka pun sepakat- sedangkan aku (Aisyah) di antara orang-orang yang berihram untuk umrah. Tatkala aku sampai di suatu jalan, aku haid, kemudian Rasulullah SAW mendatangiku, dan aku sedang menangis, lalu beliau berkata, 'Apa yang membuat engkau menangis? " lalu aku menjawab, 'Aku lebih menyukai jika aku tidak haji tahun ini, " lalu beliau berkata, "Tinggalkanlah umrahmu lepaskanlah kepalamu (rambut), bersisirlah (setelah mandi), berihramlah untuk haji, dan kerjakanlah sesuatu sebagaimana orang Muslim mengerjakannya. Tatkala datang malam Shadar, Rasulullah SAW memerintahkan Abdurrahman untu kmenyertai Aisyah ke Tan'im ...

Pada riwayat lain ada tambahan, "Di sana Aisyah memulai ihram sebagai ganti ihram umrahnya, kemudian thawaf di Ka'bah, maka Allah SWT menentukan umrah dan hajinya. " Pada lafaz lain, "Tidak ada seekor hewan kurban pun pada pelaksanaan tersebut. " Pada tambahan yang lain, "Tatkala malam Al Bathha," Aisyah RA suci (dari haid). " {shahih: Muslim, Muttafaq Alaih)

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ حَجَّةِ الْوَدَاعِ فَمِنَّا مَنْ أَهَلَّ بِعُمْرَةٍ وَمِنَّا مَنْ أَهَلَّ بِحَجٍّ وَعُمْرَةٍ وَمِنَّا مَنْ أَهَلَّ بِالْحَجِّ وَأَهَلَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْحَجِّ فَأَمَّا مَنْ أَهَلَّ بِالْحَجِّ أَوْ جَمَعَ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ فَلَمْ يُحِلُّوا حَتَّى كَانَ يَوْمَ النَّحْرِ

1779 - Dari Aisyah istri Rasulullah SAW, dia berkata, "Aku keluar (pergi haji) bersama Rasulullah SAW pada tahun haji Wada, di antara kami ada yang berihram untuk umrah, dan di antara kami ada yang berihram untuk haji dan umrah. Di antara kami ada yang berihram untuk haji saja, dan Rasulullah SAW berihram untuk haji. Barangsiapa yang berihram untuk haji, atau haji dan umrah, mereka tidak bertahalul sampai datang hari Nahr (kurban). " (shahih: Muttafaq Alaih.)

بِإِسْنَادِهِ مِثْلَهُ زَادَ فَأَمَّا مَنْ أَهَلَّ بِعُمْرَةٍ فَأَحَلَّ

1780 - Dari Aisyah ...dengan sanad serupa, dan ada tambahan, "Adapun orang yang berihram untuk umrah maka boleh bertahalul. " (shahih: Muslim)

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ فَأَهْلَلْنَا بِعُمْرَةٍ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ مَعَهُ هَدْيٌ فَلْيُهِلَّ بِالْحَجِّ مَعَ الْعُمْرَةِ ثُمَّ لَا يَحِلُّ حَتَّى يَحِلَّ مِنْهُمَا جَمِيعًا فَقَدِمْتُ مَكَّةَ وَأَنَا حَائِضٌ وَلَمْ أَطُفْ بِالْبَيْتِ وَلَا بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَشَكَوْتُ ذَلِكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ انْقُضِي رَأْسَكِ وَامْتَشِطِي وَأَهِلِّي بِالْحَجِّ وَدَعِي الْعُمْرَةَ قَالَتْ فَفَعَلْتُ فَلَمَّا قَضَيْنَا الْحَجَّ أَرْسَلَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ إِلَى التَّنْعِيمِ فَاعْتَمَرْتُ فَقَالَ هَذِهِ مَكَانُ عُمْرَتِكِ قَالَتْ فَطَافَ الَّذِينَ أَهَلُّوا بِالْعُمْرَةِ بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ حَلُّوا ثُمَّ طَافُوا طَوَافًا آخَرَ بَعْدَ أَنْ رَجَعُوا مِنْ مِنًى لِحَجِّهِمْ وَأَمَّا الَّذِينَ كَانُوا جَمَعُوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ فَإِنَّمَا طَافُوا طَوَافًا وَاحِدًا

1781 - Dari Aisyah istri Nabi SAW, dia berkata, "Kami keluar bersama Rasulullah SAW pada haji Wada,' kemudian kami berihram untuk umrah, lalu Rasulullah berkata, 'Siapa yang mempunyai hewan kurban, maka hendaknya berihram untuk haji dan umrah, lalu tidak tahalul sampai ia bertahalul dari keduanya.'" Lalu aku memasuki Makkah dan aku dalam keadaan haid. Aku tidak berthawaf di Ka'bah, juga tidak melakukan sa'i di antara Shafa dan Marwa, lalu aku mengadukan hal tersebut kepada Rasulullah SAW. Beliau berkata, "Lepaskanlah rambut kepalamu, lalu bersisirlah, dan berihram untuk haji serta tinggalkan umrah, " ia berkata, "Lalu aku melakukannya, dan tatkala kami telah melaksanakan haji, Rasulullah SAW mengutus Abdurrahman bin Abu Bakar untuk menemaniku ke Tan'im, kemudian aku (niat) umrah, "ia berkata, "Inilah tempat (berihram) umrahmu. " Aisyah berkata , "Lalu orang yang berihram untuk umrah melakukan thawaf di Ka'bah, sa'i antara Shafa dan Marwa, lalu bertahalul, kemudian berthawaf (thawaf yang lain) setelah mereka kembali dari Mina dalam haji. Adapun orang yang menggabungkan haji dan umrah, mereka hanya berthawaf sekali. " (shahih: Muttafaq Alaih.)

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ لَبَّيْنَا بِالْحَجِّ حَتَّى إِذَا كُنَّا بِسَرِفَ حِضْتُ فَدَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَبْكِي فَقَالَ مَا يُبْكِيكِ يَا عَائِشَةُ فَقُلْتُ حِضْتُ لَيْتَنِي لَمْ أَكُنْ حَجَجْتُ فَقَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ إِنَّمَا ذَلِكَ شَيْءٌ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَى بَنَاتِ آدَمَ فَقَالَ انْسُكِي الْمَنَاسِكَ كُلَّهَا غَيْرَ أَنْ لَا تَطُوفِي بِالْبَيْتِ فَلَمَّا دَخَلْنَا مَكَّةَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ شَاءَ أَنْ يَجْعَلَهَا عُمْرَةً فَلْيَجْعَلْهَا عُمْرَةً إِلَّا مَنْ كَانَ مَعَهُ الْهَدْيُ قَالَتْ وَذَبَحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ نِسَائِهِ الْبَقَرَ يَوْمَ النَّحْرِ فَلَمَّا كَانَتْ لَيْلَةُ الْبَطْحَاءِ وَطَهُرَتْ عَائِشَةُ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَرْجِعُ صَوَاحِبِي بِحَجٍّ وَعُمْرَةٍ وَأَرْجِعُ أَنَا بِالْحَجِّ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ أَبِي بَكْرٍ فَذَهَبَ بِهَا إِلَى التَّنْعِيمِ فَلَبَّتْ بِالْعُمْرَةِ

1782 - Dari Aisyah, dia berkata, "Kami berihram untuk haji, ketika kami sampai di Sarif aku haid, kemudian Rasulullah SAW mendatangiku dan aku sedang menangis, lalu beliau bertanya, Apa yang menyebakan engkau menangis wahai Aisyah?' Aku menjawab, Aku haid, seandainya saja aku tidak melaksanakan haji.' Beliau berkata, 'Subhanallah (maha suci Allah) hal itu sudah menjadi sesuatu ketentuan Allah SAW untuk wanita keturunan Adam,' lalu berkata, 'Kerjakanlah seluruh manasik, akan tetapi jangan engkau melakujkan thawaf di Ka'bah,' dan ketika kami memasuki Makkah, Rasulullah SAW bersabda, 'Siapa yang ingin menjadikan manasiknya umrah maka jadikanlah umrah, kecuali ia membawa hewan kurban.' Ia berkata, 'Rasulullah SAW menyembelih untuk istri-istrinya sapi pada hari Nahr, dan ketika malam Bathha" Aisyah telah suci,' ia (Aisyah) berkata, 'Wahai Rasulullah SAW, apakah teman-temanku (istri-istri Nabi) akan pulang dan mendapatkan pahala haji dan umrah, sedangkan aku hanya membawa pahala haji?' Lalu Rasulullah SAW memerintahkan Abdurahman bin Abu Bakar untuk menemani Aisyah ke Tan'im, lalu berihram untuk umrah.'" (shahih) tanpa kalimat, "Maka siapa yang ingin menjadikanny'a umrah ..." yang benar adalah, "Dan jadikanlah ia (ihram) untuk umrah" : Muslim, tertera pada nomor (1788).

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا نَرَى إِلَّا أَنَّهُ الْحَجُّ فَلَمَّا قَدِمْنَا تَطَوَّفْنَا بِالْبَيْتِ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَكُنْ سَاقَ الْهَدْيَ أَنْ يُحِلَّ فَأَحَلَّ مَنْ لَمْ يَكُنْ سَاقَ الْهَدْيَ

1783 - Dari Aisyah, dia berkata, "Kami keluar bersama Rasulullah SAW, kami tidak mengira kalau beliau akan berhaji, setelah kami sampai kami thawaf di Ka'bah, lalu Rasulullah SAW memerintahkan siapa yang tidak membawa hewan kurban, maka hendaklah ia bertahalul, kemudian bertahalulah orang yang tidak membawa hewan kurban. " {shahih'. Muttafaq Alaih)

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ لَمَّا سُقْتُ الْهَدْيَ قَالَ مُحَمَّدٌ أَحْسَبُهُ قَالَ وَلَحَلَلْتُ مَعَ الَّذِينَ أَحَلُّوا مِنْ الْعُمْرَةِ قَالَ أَرَادَ أَنْ يَكُونَ أَمْرُ النَّاسِ وَاحِدًا

1784 - Dari Aisyah, bahwa Rasulullah SAW berkata, "Andaikan peristiwa yang terjadi padaku di masa mendatang juga terjadi padaku, sebelumnya pastilah aku tidak membawa hewan kurban ". Pada riwayat lain, berkata, "...dan aku akan bertahalul bersama orang-orang yang bertahalul untuk umrah, " berkata (perawi Hadits), "Ia menginginkan permasalahan manusia menjadi satu. " (shahih: Muttafaq Alaih), tanpa kalimat: "Berkata: la ingin .. "

عَنْ جَابِرٍ قَالَ أَقْبَلْنَا مُهِلِّينَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْحَجِّ مُفْرَدًا وَأَقْبَلَتْ عَائِشَةُ مُهِلَّةً بِعُمْرَةٍ حَتَّى إِذَا كَانَتْ بِسَرِفَ عَرَكَتْ حَتَّى إِذَا قَدِمْنَا طُفْنَا بِالْكَعْبَةِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُحِلَّ مِنَّا مَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ قَالَ فَقُلْنَا حِلُّ مَاذَا فَقَالَ الْحِلُّ كُلُّهُ فَوَاقَعْنَا النِّسَاءَ وَتَطَيَّبْنَا بِالطِّيبِ وَلَبِسْنَا ثِيَابَنَا وَلَيْسَ بَيْنَنَا وَبَيْنَ عَرَفَةَ إِلَّا أَرْبَعُ لَيَالٍ ثُمَّ أَهْلَلْنَا يَوْمَ التَّرْوِيَةِ ثُمَّ دَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى عَائِشَةَ فَوَجَدَهَا تَبْكِي فَقَالَ مَا شَأْنُكِ قَالَتْ شَأْنِي أَنِّي قَدْ حِضْتُ وَقَدْ حَلَّ النَّاسُ وَلَمْ أَحْلُلْ وَلَمْ أَطُفْ بِالْبَيْتِ وَالنَّاسُ يَذْهَبُونَ إِلَى الْحَجِّ الْآنَ فَقَالَ إِنَّ هَذَا أَمْرٌ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَى بَنَاتِ آدَمَ فَاغْتَسِلِي ثُمَّ أَهِلِّي بِالْحَجِّ فَفَعَلَتْ وَوَقَفَتْ الْمَوَاقِفَ حَتَّى إِذَا طَهُرَتْ طَافَتْ بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ قَالَ قَدْ حَلَلْتِ مِنْ حَجِّكِ وَعُمْرَتِكِ جَمِيعًا قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَجِدُ فِي نَفْسِي أَنِّي لَمْ أَطُفْ بِالْبَيْتِ حِينَ حَجَجْتُ قَالَ فَاذْهَبْ بِهَا يَا عَبْدَ الرَّحْمَنِ فَأَعْمِرْهَا مِنْ التَّنْعِيمِ وَذَلِكَ لَيْلَةُ الْحَصْبَةِ

1785 - Dari Jabir, dia berkata, "Kami berangkat bersama Rasulullah SAW untuk berihram haji Ifrad, kemudian aku bertemu Aisyah yang melaksanakan ihram untuk umrah, setelah ia sampai di Sarif, ia haid. Di saat kami sampai, kami melakukan thawaf di Ka'bah dan sa'i di Shafa dan Marwa. Lalu Rasulullah SAW memerintahkan kami untuk bertahalul bagi yang tidak memiliki hewan kurban, Jabir berkata, "Kami bertanya, 'Tahalul apa?' Rasulullah menjawab, 'Tahalulseluruhmya.' "Lalu kami mengumpulkan istri-istri dan kami memakai wewangian. Kemudian kami memakai pakaian kami, tidak ada jarak waktu antara kami dan hari Arafah melainkan empat malam. Kami berihram pada hari Tarwiyah, lantas Rasulullah SAW mendatangi Aisyah dan beliau mendapatinya dalam keadaan menangis, lalu beliau bertanya, "Mengapa kamu menangis? " la menjawab, "Aku haid, dan orang-orang telah bertahalul, sedangkan aku belum bertahalul, belum thawaf di Ka 'bah, sedangkan orang-orang melakukan haji. " Lalu beliau berkata, "Ini adalah apa yang telah ditetapkan Allah untuk wanita anak Adam, maka mandilah, kemudian berihramlah untuk haji." Aisyah melaksanakan perintah itu, dan wuquf pada tempat-tempat wuquf, sampai ia suci kemudian thawaf di Ka'bah dan sa'i di Shafa dan Marwa, kemudian beliau berkata, "Engkau telah halal dari haji dan umrahmu semuanya, " ia berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku merasa belum melakukan thawaf di Ka 'bah untuk hajiku. " Beliau berkata, "Bawalah ia pergi hai Abdurahman, suruhlah ia berihram umrah dari Tan 'im. "Hal itu terjadi pada malam Al Hashbah. {shahih: Muslim)

قَالَ دَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى عَائِشَةَ بِبَعْضِ هَذِهِ الْقِصَّةِ قَالَ عِنْدَ قَوْلِهِ وَأَهِلِّي بِالْحَجِّ ثُمَّ حُجِّي وَاصْنَعِي مَا يَصْنَعُ الْحَاجُّ غَيْرَ أَنْ لَا تَطُوفِي بِالْبَيْتِ وَلَا تُصَلِّي

1786 - Dari Jabir, dia berkata, "Nabi SAW mendatangi Aisyah dengan beberapa kisah ini, dia berkata, 'Pada perkataannya, "Dan berihramlah untuk haji, kemudian berhajilah dan kerjakanlah sebagaimana yang dikerjakan orang haji, akan tetapi jangan melakukan thawaf di Ka'bah, dan jangan melakukan shalat. '""{shahih'. Bukhari)

جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ أَهْلَلْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْحَجِّ خَالِصًا لَا يُخَالِطُهُ شَيْءٌ فَقَدِمْنَا مَكَّةَ لِأَرْبَعِ لَيَالٍ خَلَوْنَ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ فَطُفْنَا وَسَعَيْنَا ثُمَّ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نُحِلَّ وَقَالَ لَوْلَا هَدْيِي لَحَلَلْتُ ثُمَّ قَامَ سُرَاقَةُ بْنُ مَالِكٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ مُتْعَتَنَا هَذِهِ أَلِعَامِنَا هَذَا أَمْ لِلْأَبَدِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَلْ هِيَ لِلْأَبَدِ

1787 - Dari Jabir bin Abdullah, dia berkata, "Kami berihram untuk haji bersama Rasulullah SAW, tidak di campuri dengan yang lainnya (ibadah yang lain). Kami memasuki kota Makkah pada malam keempat bulan Dzulhijjah, lalu kami thawaf dan sa'i, lantas Rasullah SAW memerintahkan kami untuk bertahalul, beliau berkata, 'Kalau bukan karena hewan kurban maka aku akan bertahalul.' Lalu Suraqah bin Malik berdiri, dan berkata, 'Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepada kami tentang haji Tamattu' kami ini, apakah hanya untuk tahun ini atau untuk selamanya?' Rasulullah SAW menjawab, 'Bahkan untuk selama-lamanya.'" (shahih: Muttafaq Alaih)

عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابُهُ لِأَرْبَعِ لَيَالٍ خَلَوْنَ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ فَلَمَّا طَافُوا بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اجْعَلُوهَا عُمْرَةً إِلَّا مَنْ كَانَ مَعَهُ الْهَدْيَ فَلَمَّا كَانَ يَوْمُ التَّرْوِيَةِ أَهَلُّوا بِالْحَجِّ فَلَمَّا كَانَ يَوْمُ النَّحْرِ قَدِمُوا فَطَافُوا بِالْبَيْتِ وَلَمْ يَطُوفُوا بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ

1788 - Dari Jabir, dia berkata, 'Rasulullah SAW bersama sahabatnya mendatangi (Makkah) pada malam keempat bulan Dzulhijjah, ketika thawaf di Ka'bah serta sa'i di Shafa dan Marwa, Rasulullah SAW berkata, 'Jadikanlah manasik ini umrah kecuali bagi orang yang membawa hewan kurban.' Ketika hari Tarwiyah, mereka berihram untuk haji, dan di saat hari Nahr, mereka memasuki Makkah, lalu melakukan thawaf di Ka'bah, tetapi mereka tidak melakukan sa'i di antara Shafa dan Marwa. "{Shahih)

جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَهَلَّ هُوَ وَأَصْحَابُهُ بِالْحَجِّ وَلَيْسَ مَعَ أَحَدٍ مِنْهُمْ يَوْمَئِذٍ هَدْيٌ إِلَّا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَطَلْحَةَ وَكَانَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَدِمَ مِنْ الْيَمَنِ وَمَعَهُ الْهَدْيُ فَقَالَ أَهْلَلْتُ بِمَا أَهَلَّ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ أَصْحَابَهُ أَنْ يَجْعَلُوهَا عُمْرَةً يَطُوفُوا ثُمَّ يُقَصِّرُوا وَيُحِلُّوا إِلَّا مَنْ كَانَ مَعَهُ الْهَدْيُ فَقَالُوا أَنَنْطَلِقُ إِلَى مِنًى وَذُكُورُنَا تَقْطُرُ فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَوْ أَنِّي اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ مَا أَهْدَيْتُ وَلَوْلَا أَنَّ مَعِي الْهَدْيَ لَأَحْلَلْتُ

1789 - Dari Jabir bin Abdullah, Rasulullah SAW dan sahabatnya berihram untuk haji, tidak ada yang memiliki hewan kurban pada saat itu, melainkan Nabi SAW dan Thalhah. Ali RA datang dari Yaman, ia membawa hewan kurban, lalu berkata, "Aku berihram sebagaimana Rasulullah SAW berihram, Nabi SAW memerintahkan sahabatnya untuk menjadikan manasiknya untuk umrah. Mereka berthawaf, lalu mencukur rambut dan bertahalul, kecuali sahabat yang mempunyai hewan kurban. Mereka berkata, 'Kami akan berangkat ke Mina, apakah kami boleh berkumpul bersama para istri?' Berita ini sampai kepada Rasulullah SAW, lalu beliau berkata, 'Jika perkaraku yang lalu aku temui pada masa yang akan datang, aku tidak akan membawa hewan qurban, dan jika aku tidak mempunyai hewan kurban, maka aku akan bertahalul. (shahih: Bukhari)

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ هَذِهِ عُمْرَةٌ اسْتَمْتَعْنَا بِهَا فَمَنْ لَمْ يَكُنْ عِنْدَهُ هَدْيٌ فَلْيُحِلَّ الْحِلَّ كُلَّهُ وَقَدْ دَخَلَتْ الْعُمْرَةُ فِي الْحَجِّ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

1790 - Dari Ibnu Abbas, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Ini umrah yang kita lakukan dalam haji tamattu (mengumpulkan haji dan umrah), barangsiapa yang tidak mempunyai hewan kurban maka bertahalulah dengan tahalul yang sempurna, dan umrah termasuk dalam haji sampai hari kiamat. "Hadits shahih: Muslim

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَهَلَّ الرَّجُلُ بِالْحَجِّ ثُمَّ قَدِمَ مَكَّةَ فَطَافَ بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَقَدْ حَلَّ وَهِيَ عُمْرَةٌ . عَنْ عَطَاءٍ دَخَلَ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُهِلِّينَ بِالْحَجِّ خَالِصًا فَجَعَلَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عُمْرَةً

1791- Dari Ibnu Abbas, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Jika seseorang berihram untuk haji, kemudian memasuki Makkah lalu berthawaf di Kabah dan Sa'i di Shafa dan Marwa, maka ia telah halal, dan manasiknya menjadi umrah. "Dari Atha' bahwa para sahabat Nabi SAW datang berihram untuk haji (tidak dengan umrah), kemudian Nabi SAW menjadikannya umrah. (shahih)

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ أَهَلَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْحَجِّ فَلَمَّا قَدِمَ طَافَ بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ وَقَالَ ابْنُ شَوْكَرٍ وَلَمْ يُقَصِّرْ ثُمَّ اتَّفَقَا وَلَمْ يُحِلَّ مِنْ أَجْلِ الْهَدْيِ وَأَمَرَ مَنْ لَمْ يَكُنْ سَاقَ الْهَدْيَ أَنْ يَطُوفَ وَأَنْ يَسْعَى وَيُقَصِّرَ ثُمَّ يُحِلَّ زَادَ ابْنُ مَنِيعٍ فِي حَدِيثِهِ أَوْ يَحْلِقَ ثُمَّ يُحِلَّ

1792 - Dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Nabi SAW berihram untuk haji, dan di saat memasuki (Makkah), beliau melakukan thawaf di Ka'bah dan sa'i di antara Shafa dan Marwa. " Dikatakan: "Tidak mencukur, dan tidak bertahalul karena hewan kurban, lalu memerintahkan bagi yang memiliki hewan kurban untuk berthawaf, sa'i dan mencukur, kemudian tahallul. "

Pada riwayat lain, "Mencukur kemudian bertahalul. "{shahih)

عَنْ أَبِي شَيْخٍ الْهُنَائِيِّ خَيْوَانَ بْنِ خَلْدَةَ مِمَّنْ قَرَأَ عَلَى أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ مِنْ أَهْلِ الْبَصْرَةِ أَنَّ مُعَاوِيَةَ بْنَ أَبِي سُفْيَانَ قَالَ لِأَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ تَعْلَمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ كَذَا وَكَذَا وَعَنْ رُكُوبِ جُلُودِ النُّمُورِ قَالُوا نَعَمْ قَالَ فَتَعْلَمُونَ أَنَّهُ نَهَى أَنْ يُقْرَنَ بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَقَالُوا أَمَّا هَذَا فَلَا فَقَالَ أَمَا إِنَّهَا مَعَهُنَّ وَلَكِنَّكُمْ نَسِيتُمْ

1794 - Dari Abu Syaikh Al Huna'i Khaiwan bin Khaldah - termasuk orang yang belajar kepada Abu Musa Al Asy'ari dari penduduk Bashrah - bahwa Muawiyah bin Abu Sufyan berkata kepada sahabat Nabi SAW, "Apakah kamu tahu bahwa Rasulullah SAW melarang ini dan itu, dan dari menaiki kulit macan?" Mereka menjawab, "Ya,"ia berkata lagi, "Apakah kamu semua tahu bahwa beliau melarang menggabungkan antara haji dan umrah? " Mereka menjawab, "Adapun yang ini kami tidak tahu, " ia berkata lagi, "Adapun ini (haji qiran) dilarang beserta larangan yang lain, akan tetapi kamu semua lupa. " (shahih:) Kecuali pelarangan haji qiran itu merupakan sesuatu yang janggal.