عَنْ أَبِي بَكْرَةَ أَنَّ
النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ فِي حَجَّتِهِ
فَقَالَ إِنَّ الزَّمَانَ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ
اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا مِنْهَا
أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ثَلَاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقِعْدَةِ وَذُو
الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى
وَشَعْبَانَ
1947 - Dari
Abu Bakrah, Nabi SAW berkhutbah pada hajinya, dan berkata, "Waktu itu
berputar seperti bentuknya pada waktu Allah menciptakan langit dan bumi,
satu tahun dua belas bulan, di antara bulan itu ada empat bulan haram,
tiga bulan berturut-turut, Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharram dan
Rajab yang berada di antara dua bulan Jumadil (Ula dan Tsaniyah) dan
Sya'ban. " (shahih: Muttafaq Alaih)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar