Selasa, 03 Maret 2020

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 4. Perbekalan dalam Haji


عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانُوا يَحُجُّونَ وَلَا يَتَزَوَّدُونَ قَالَ أَبُو مَسْعُودٍ كَانَ أَهْلُ الْيَمَنِ أَوْ نَاسٌ مِنْ أَهْلِ الْيَمَنِ يَحُجُّونَ وَلَا يَتَزَوَّدُونَ وَيَقُولُونَ نَحْنُ الْمُتَوَكِّلُونَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ سُبْحَانَهُ { وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى }

1730 - Dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Mereka berhaji, tetapi tidak membawa bekal." Abu Mas'ud berkata, "Dahulu penduduk Yaman- atau seseorang dari penduduk Yaman - mereka berhaji, tetapi tidak membawa bekal," dan mereka berkata, "Kami orang-orang yang bertawakkal," kemudian Allah SWT menurunkan ayat, "Berbekallah kamu, dan sesungguhnya sebaik-baik perbekalan adalah takwa. " (shahih: Bukhari.)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar