Selasa, 03 Maret 2020

Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 53. Thawaf setelah Ashar

عَنْ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَمْنَعُوا أَحَدًا يَطُوفُ بِهَذَا الْبَيْتِ وَيُصَلِّي أَيَّ سَاعَةٍ شَاءَ مِنْ لَيْلٍ أَوْ نَهَارٍ قَالَ الْفَضْلُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَا بَنِي عَبْدِ مَنَافٍ لَا تَمْنَعُوا أَحَدًا

1894 - Dari Jubair bin Muth'im, sampai kepadanya berita dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Janganlah kamu sekalian melarang seseorang melakukan thawaf di Ka'bah ini, dan shalat pada waktu kapan saja yang ia mau, baik malam atau siang. " Berkata Al Fadhl, "Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, 'Wahai keturunan bani Manaf janganlah kalian mencegah seseorang ... "(shahih)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar